Hamdin, Ketua Umum Garda Muda Revolusioner (GMR): Program Makan Bergizi Gratis Harus Tetap Berjalan dengan Tata Kelola yang Baik

LIPUTAN MERDEKA

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:55 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua Umum Garda Muda Revolusioner (GMR), Hamdin, menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu kebijakan strategis yang memiliki dampak sosial dan ekonomi yang luas bagi masyarakat Indonesia.

Menurut Hamdin, Program MBG tidak hanya berkontribusi pada upaya peningkatan pemenuhan gizi bagi anak-anak, tetapi juga menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian masyarakat. Program ini membuka peluang kerja dan usaha bagi berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, petani, nelayan, hingga tenaga pengolah makanan dan distribusi.

“Program Makan Bergizi Gratis harus tetap dijalankan karena memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Selain mendukung peningkatan kualitas gizi, program ini juga menjadi ruang terciptanya lapangan kerja, khususnya bagi para ibu yang terlibat dalam proses penyediaan, pengolahan, dan distribusi makanan. Ini merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi keluarga yang patut dijaga dan diperkuat,” ujar Hamdin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Hamdin menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG sangat bergantung pada penerapan tata kelola yang baik (good governance). Ia menilai pelaksanaan program harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, profesionalisme, serta pengawasan yang efektif agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

“GMR berpandangan bahwa setiap program strategis nasional harus dilaksanakan dengan tata kelola yang baik. Pengelolaan anggaran yang transparan, pengawasan yang kuat, standar keamanan pangan yang terjaga, serta pelibatan masyarakat secara bertanggung jawab merupakan faktor penting untuk memastikan Program MBG berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang maksimal,” lanjutnya.

Hamdin juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, organisasi masyarakat, maupun masyarakat sipil, untuk bersama-sama mendukung implementasi Program MBG melalui kolaborasi yang konstruktif dan pengawasan yang objektif.

Garda Muda Revolusioner (GMR) meyakini bahwa kebijakan publik yang dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan sosial, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!
Kepanikan Warnai Smansa Simpang Kiri, Api Sudah Mengenai Resplang dan Seng RKB, Damkar dan TNI Turun Tangan
Kasus Dugaan Kekerasan dan Penjarahan di Dompu, Ketua Komunitas Mahasiswa Bima Mendesak Aparat Bertindak Tegas
Kompak dan Solid, Kapolres Simalungun Bersama Kajari Dukung Komitmen Penanganan Perkara Pidana Tanpa Transaksional
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Terima Dua Piagam Penghargaan Langsung dari Kapolda Sumut
Sinergi untuk Pemasyarakatan yang Aman, Kapolres Binjai Dukung Program Pembinaan di Lapas Binjai
Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan Lapas, Kanwil, dan Kepolisian
Andar Amin Harahap Dorong Penyelesaian Konflik Agraria, Sosialisasikan Program Strategis ATR/BPN

Berita Terbaru